Kategori
Jasa Olah Data Konsultasi Susun Skripsi

Aplikasi Olah Data SmartPLS untuk Kemudahan Uji Normalitas 

Pada tahap awal penelitian, perlu dilakukan uji normalitas terlebih dahulu sebelum melakukan pengujian lainnya yang berhubungan antara dua variabel yang berbeda. Salah satu aplikasi yang paling direkomendasikan untuk kemudahan uji normalitas adalah aplikasi olah data SmartPLS. Tentunya dengan beberapa keunggulannya yang dimilikinya.

Sekilas Tentang Aplikasi Olah Data SmartPLS 

Aplikasi olah data SmartPLS adalah Software komputer yang digunakan untuk menganalisa data melalui pendekatan Variance Based SEM atau biasa disebut dengan Partial Least Square atau lebih dikenali dengan PLS. Maka dari itu untuk menggunakan perhitungan melalui pendekatan tersebut banyak yang menggunakan aplikasi SmartPLS,

Proses mengolah data dengan menggunakan aplikasi ini yaitu menggunakan metode bootstrapping atau bisa juga dikenali dengan penggandaan secara acak. Itulah sebabnya, uji normalitas dapat dengan mudah untuk dihitung. Dengan demikian, tidak memerlukan syarat minimum sampel. Bahkan untuk sampel kecil pun bisa menggunakan metode ini. 

Kerangka dasar pada dalam PLS, yaitu berbentuk regresi linear. Oleh sebab itu, semua hal yang terdapat pada regresi linear ada pula terdapat pada PLS. Hanya saja dibedakan dengan simbol, lambang dan istilah yang berbeda. Dalam teknik PLS, bisa menangani banyak variabel respon dan variabel eksplanatori. 

Aplikasi olah data yang menggunakan teknik ini pertama kali dikembangkan pada tahun 1960 oleh Herman O. A. World. Walaupun terdapat multikolinearitas pada variabel tersebut, namun variabel tersebut masih dapat ditangani. Dengan demikian, pada kasus overfitting tersebut, bisa saja terjadi karena banyak faktor manifest. 

Kapan Sebaiknya Menggunakan Aplikasi SmartPLS? 

Diantara banyaknya aplikasi untuk mengolah data statistik, seperti SPSS, SATA dan lainnya. Ada kalanya merasa kebingungan untuk menentukan aplikasi yang tepat pada data yang ditelitinya. Terutama untuk memilih kapan sebaiknya menggunakan aplikasi untuk mengolah data dari SmartPLS. Berikut ini beberapa kondisi yang mengharuskan untuk menggunakan aplikasi SmartPLS:

1. Data Tidak Terdistribusi dengan Normal 

Apabila dalam kondisi data tidak terdistribusi secara normal, sebaiknya untuk menggunakan aplikasi SmartPLS ini. Beberapa kasus jika data tidak berdistribusi normal yaitu untuk data pada sampel dengan jumlah yang terlalu kecil. 

2. Banyak Jalur yang Harus Dianalisa 

Kondisi Lainnya apabila harus mengolah data yang mengharuskan banyak jalur variabel yang dapat dianalisa, sebaiknya untuk menggunakan aplikasi SmartPLS tersebut. 

3. Terdapat Variabel Terikat Lebih dari Satu 

Kondisi lainnya apabila terdapat variabel terikat yang lebih dari satu, maka sebaiknya untuk menggunakan aplikasi SmartPLS tersebut. Variabel terikat tersebut merupakan variabel independen yang menjadi penentu variabel regresi linear. 

4. Peneliti Menginginkan Melakukan Analisa Langsung Berdasarkan Indikator 

Indikator dapat menjadi penentu peneliti menganalisis data dengan mudah. Maka dari itu, apabila peneliti menginginkan melakukan analisa langsung dari indikator yang ada, sebaiknya untuk menggunakan aplikasi SmartPLS. 

5. Terdapat Model yang Memuat Indikator Formatif 

Apabila dalam indikator tersebut terdapat model formatif, maka sebaiknya untuk menggunakan aplikasi pengolah data dari SmartPLS. Dengan demikian, bisa dilihat uji normalitas dengan cepat dan tepat. 

Mengolah data dengan menggunakan aplikasi olah data SmartPLS lebih memudahkan untuk uji normalitas. Dengan demikian, untuk penelitian yang menggunakan banyak variabel, tentunya tidak akan sulit karena adanya aplikasi tersebut. Sekalipun variabel tersebut terjadi overfitting diantara variabel-variabel responsive. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *