Kategori
Jasa Pemetaan Geografi Peta Digital Arcgis Arcview

Ini Dia Pengertian Pemetaan Geologi dan Langkah-langkah di Dalamnya

Pengertian pemetaan geologi atau yang sering disebut geological mapping adalah penggambaran pada peta dasar topografi. Output yang dihasilkan dari aktivitas pemetaan geologi adalah cerminan dari kondisi asli geologi tetapi memang dimodifikasi dalam skala yang diinginkan. Pemetaan geologi kemudian menjadi penting untuk berbagai tujuan nantinya.

Kondisi yang Dipetakan

Ada beberapa hal di lapangan yang biasa dimasukkan dalam pemetaan geologi seperti misalnya penyebaran batuan, kenampakan morfologi bentang alam, dan struktur geologi. Dalam pembuatannya, pengamatan harus dilakukan dengan hati-hati dan harus akurat supaya bisa diinterpretasikan apa yang terjadi beberapa tahun lalu.

Ilmu geologi sendiri pada awalnya berkembang di sekitaran tahun 500-300 sebelum Masehi jika didasarkan pada pemikiran filsuf Yunani. Dalam perkembangannya, ilmu ini banyak digunakan dalam bidang pertambangan, perminyakan, teknik sipil, hingga lingkungan. Cakupan yang sangat luas dari pemetaan geologi sendiri membuat hal ini kemudian menjadi penting untuk dilakukan.

Proses dalam Pemetaan Geologi

Pada saat melakukan pemetaan geologi, pada dasarnya ada beberapa proses yang perlu dilalui terlebih dahulu agar bisa didapatkan hakikat dari aktivitas ini. Ketiga hal itu adalah penyatuan atau pengelompokan, pengurutan posisi, serta rekonstruksi struktur. Semuanya akan dibahas lebih lanjut berikut ini:

1. Pengelompokan

Dalam pengelompokan sendiri biasanya didasarkan pada tiga hal penting yakni litostratigrafi, kronostratigrafi, dan biostratigrafi. Pada saat pengelompokan, tidak semuanya dipakai karena menggunakan satu saja sudah cukup sebenarnya. Acuan yang paling sering dipakai dalam langkah pertama ini adalah litostratigrafi.

2. Pengurutan Posisi Satuan

Langkah kedua yakni pengurutan posisi satuan atau bisa juga dilakukan dalam berkelompok. Tujuan dari pengurutan posisi adalah agar didapatkan sejarah pembentukan batuan pada daerah yang sedang dilakukan pemetaan.

3. Proses Rekonstruksi Struktur Geologi

Proses terakhir yang dilakukan adalah rekonstruksi struktur geologi yang didapatkan dengan memperkirakan struktur awalnya. Hasil yang didapatkan biasanya berupa gambaran besar dari struktur geologi serta hubungannya dengan struktur-struktur yang berada dalam satu peta.

Perkembangan Pemetaan Geologi

Saat ini perkembangan dalam hal teknologi informasi juga ikut merubah banyak hal termasuk di dalamnya pemetaan geologi ini. Sistem yang sering digunakan biasanya berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) sehingga asek pemetaan geologi pun juga ikut berubah. Software bisa membuat penyimpanan elektronik dari karakteristik dan ukuran dari tubuh batuan bisa dilakukan.

Para ahli dalam bidang geologi juga memungkinkan untuk melakukan analisis secara spasial dalam berbagai hal. Misalnya pada kemungkinan penyebaran polusi di sekitar sumur bor maka bisa dilakukan dengan dasar sifat batuannya. Analisa lain yang sangat terbantu adalah penentuan rute jalan agar wilayah yang rawan longsor bisa dihindari.

Nah itu dia sedikit tentang pengertian pemetaan geologi dan juga langkah-langkah di dalamnya yang bisa diberikan. Sebenarnya dalam hal pemetaan dengan menggunakan SIG tadi memerlukan bahasa pemrograman tertentu. Patra Statistika bisa membantu mengatasi permasalahan yang akan dihadapi sehingga peta yang dihasilkan bisa lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.